Header Ads Widget

Responsive Advertisement

Ticker

6/recent/ticker-posts

Webinar PPMI Jeddah : Norma-norma di Arab Saudi

 Pada tanggal 29 november 2020 PPMI jeddah mengadakan webinar bertajuk norma norma kehidupan di Arab saudi. Pembicara yang diundang adalah Bapak Achmad Ubaedillah , MA., Ph.D. Beliau saat ini menjabat sebagai Atase Pendidikan KBRI Riyadh.



Berikut point point penting dalam webinar tesebut:

Negara Indonesia memiliki hubungan erat dengan kerjaaan Saudi Arabia. Negara ini sangat berbeda dengan negara-negara yang berada di benua eropa atau belahan bumi lainnya. 


Terdapat banyak aspek yang menunjukkan kedekatan indonesia dan saudi arabia sebagaimana dapat dilihat dari hubungan diplomatis yang sangat erat melihat dari awal kemerdekaan indonesia, pemerintah soekarno menjalin hubungan dengan kerjaan saudi sampai kedekatan tersebut menjadikan masing-masing negara terasa seperti rumah kedua satu sama lain. 


Di sisi lain, kedekatan itu juga sangat terasa apabila kita bertemu masyarakat saudi yang mengetahui kebanggasaan kita yaitu indonesia, atau mereka sebelumnya pernah safar ke indonesia, maka sikap mereka jauh berbeda lebih saling mengenal dan kagum luar biasa terhadap watak dari masyarakat indonesia yang ramah dan diakui oleh semua turis. 


Di dalam bidang intelektual, hubungan Indonesia - Arab Saudi yang erat dapat dibuktikan dengan banyaknya ulama dari beberapa daerah di Indonesia yang dikirim ke Arab saudi untuk menimba ilmu dan belajar langsung bersama ulama besar yang ada di sana. Misalnya pada abad 17 dan 19 kita memiliki tokoh terkenal pendiri oraganisasi terbesar di dunia yaitu KH. Ahmad Dahlan yang mendirikan Muhammmadiyah dan NU. 


Norma-norma yang harus kita pahami ketika berada di Saudi secara umum:


1. Mereka sangat toleran terhadap perbedaan fiqih atau madzhab dalam melakukan suatu ibadah tertentu. Misalnya dalam perkara sholat yang mayoritas dari masyarakat indonesia masih melafadzkan niatnya. Dan yabg terpenting dari perkara sholat berjama'ah seperti kita ketahui dari pengalaman beberapa senior kita di sana, ketika sholat berjama'ah, jangan pernah membuat jama'ah baru bila masbuk sementara masih ada jama'ah yang sholat di hadapan kita atau di depan. Itu bakal kena teguran keras. Karena memang sesuai juga dengan Sunnah dari Rasulullah. 


2. Terdapat banyak persamaan antara bahasa arab dan indonesia yang membuat mudah jika ingin belajar. Hal ini juga sejalan dengan banyaknya sekolah-sekolah islam yang telah mengajarkan bahasa arab sejak dini atau SD.


3. Saat berada di Saudi dan bertemu dengan orang-orang yang sudah pernah berkunjung ke Indonesia, maka kebaikan mereka bisa berkali lipat terhadap masyarakat indonesia. Sekalipun baru kenal beberapa menit, sudah diajak makan bersama atau diundang sebagai tamu di rumahnya. Tapi tentunya ada beberapa orang juga sebagian kecil yang tidak demikian. Pada umumnya mereka juga ada yg seperti Abu Bakar dan Abu Jahal.






Acara yang dimoderatori oleh saudara Ahmad Fajar yang merupakan mahasiswa master fakultas komputer di King Abdulaziz University berjalan lancar dan berakhir menjelang magrib waktu arab saudi. Acara webinar ini diadakan via zoom dan diikuti sekitar 60 peserta dari arab saudi maupun dari indonesia

Posting Komentar

0 Komentar